Lily Allen - Smile


Lily Allen - Smile

Sabtu, 07 Januari 2012

Set Instruksi

  • Karakteristik dan Fungsi

Set instruksi adalah suatu kumpulan instruksi lengkap yang dimengerti oleh CPU berisi tentang kode mesin, biner dan kode assembly. Elemen yang dimiliki oleh set instruksi yaitu operation code (OC), source operand reference, result operand reference dan next instruction reference. Jenis-jenis instruksi yaitu data processing, data storage, data movement dan program flow control.

Jumlah addres (a) adalah 3 addres yang memiliki ciri-ciri operand 1, operand 2 dan result. Biasanya jarang sekali digunakan karena memerlukan word yang panjang. Lalu ada juga jumlah addres (b) yaitu 2 addres yang memiliki ciri salah satu sebagai operand dan result. Kelebihannya instruksi ini lebih pendek daripada sebelumnya. Lalu addres (c) yaitu 1 addres dengan ciri addres kedua implicit dan biasanya berupa register (accumulator). Yang terakhir addres (d) yaitu addres 0 biasanya semua addres implicit dan menggunakan stack.

Jenis-jenis operand ada 4 yaitu addres, number, character dan logical data. Sementara jenis-jenis operasi ada 7 yaitu data transfer, arithmetic, logical, conversion, I/O, system control dan transfer of control. Data transfer bertugas untuk menentukan source, destination dan jumlah data. Arithmetic berisi add, subtract, multiply dan divide. Logical berisi bitwise operation. Conversion sama dengan konversi contohnya dari Binear ke Desimal. I/O digunakan sebagai instruksi data movement. System control digunakan sebagai operating system. Transfer control terdiri dari branch, skip dan subroutine call.

Penamaan dalam Byte Order adalah sebagai berikut problem ordering dinamakan dengan Endian, jika LSB pada posisi paling kiri dinamakan big-endian, jika LSB pada posisi paling kanan dinamakan little-endian.
  • Mode Addres dan Format

Mode addres itu terbagi menjadi 7 yaitu immediate, direct, indirect, register, register indirect, displacement (indexed) dan stack. Ciri-ciri yang dimiliki oleh immediate addres yaitu operand merupakan bagian dari instruksi, tidak memerlukan banyak memori, cepat tetapi jaraknya terbatas. Direct addres yaitu isi dari addres tersebut merupakan bagian dari operand. Direct juga tidak memerlukan perhitungan lagi tetapi memiliki tempat yang terbatas. Jika indirect addres adalah kebalikan dari direct addres. Register addres biasanya memiliki penomoran yang terbatas, hanya memiliki tempat yang kecil untuk instruksinya, tidak memerlukan memori, pengeksekusiannya cepat dan sebagainya. Sama seperti indirect, register indirect pun merupakan kebalikan dari register addres. Displacement addres merupakan suatu addres yang memegang 2 value. Displacement addres memiliki 2 jenis yaitu relative addres dan base-register addres. Indexed addres merupakan salah satu addres yang bagus digunakan untuk mengakses array, bisa di kombinasi menjadi postindex dan preindex. Stack merupakan bagian teratas dari sebuah operand.

Format instruksi terdiri dari instruksi berupa bit, opcode, implicit atau explicit dan biasanya lebih dari 1 instruksi. Ukuran dari sebuah instruksi ditentukan oleh ukuran memori, organisasi memori, bus structure, CPU complexity dan CPU speed. Pengalokasian dari Bit ditentukan oleh angka pada mode addres, angka pada operand, register versus memory, angka dari register sets, jarak addres dan perincian addres.

  • Pengurangan Instruksi Set Pada Komputer

Pada bab ini mempelajari tentang kemajuan besar dalam sebuah komputer. Kemajuan ini biasanya di dukung oleh konsep dari komputer tersebut, microprogrammed control unit, cache memory, solid state RAM, microprocessor, pipelining dan multiple processor. Lalu pengurangan instruksi set pada computer membutuhkan beberapa hal yaitu tujuan besar dari register umum atau gunakanlah kompiler untuk mengoptimasikan registernya, keterbatasan dan instruksi set yang mudah, penekanan pada pipeline.

Pengeksekusian karakteristik memerlukan operations performs, operands user, execution sequencing, pemrograman yang ditulis dengan HLLs dan dynamics studies selama pengeksekusian. Karakteristik dari RISC yaitu memiliki 1 instruksi pada setiap lingkarannya, sistem register to register operations, mode addres yang sederhana, instruksi format yang sederhana, hardwired design, fixed instruction format dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk mengcompile.

CISC merupakan program yang menggunakan instruksi sederhana tetapi lebih memiliki kontrol unit yang lebih kompleks, microprogram control unit yang lebih besar tetapi karena instruksi yang sederhana itulah membutuhkan waktu yang lebih lama. Terjadinya kontroversi mengenai hal ini dapat filihat dari kuantitatif, kualitatif dan masalah yang dihadapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar