Lily Allen - Smile


Lily Allen - Smile

Selasa, 11 Desember 2012

Persaingan Sengit Antara Apple dan Samsung (BI SS 2012)

Persaingan antar Apple dengan Samsung kian sengit, selain perang paten yang selalu gencar antara keduanya, persaingan juga terjadi pada hasil penjualan.Samsung yang telah lama menjadi partner dari Apple diduga menjiplak desain milik Apple. Kasus sengketa hak paten pun mencuat hingga bergulir ke pengadilan. Seperti diketahui, dua perusahaan raksasa itu telah lama menjalin kerjasama yang baik, dimana Apple membuat chip A5 otak dari iPhone 4S dan Ipad 2 di pabrik Samsung yang berlokasi di Texas, Amerika serta komponen Samsung yang banyak tertanam dalam produk Apple seperti Ipad, iPhone dan Mac Book Air. Dengan adanya kasus sengketa hak paten ini apakah keduanya masih akan terus bekerja sama atau malah menyebabkan keretakan?
 
Sidang yang digelar di Pengadilan San Jose, California, Amerika, 25 Agustus lalu dengan anggota 9 dewan juri menilai Samsung melanggar hak paten dari Apple dan terancam denda Rp 9 trilliun atau US$ 1.051 milliar. Hak paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh suatu negara atas inovasi atau ide produk teknologi dalam jangka waktu tertentu. Tidak tanggung-tanggung, Samsung melanggar 6 dari 7 hak paten milik Apple. Berikut hak paten yang dipermasalahkan oleh pihak Apple seperti yang dirilis dalam situs Cnet :

Paten No. 381
Antara lain meliputi interface, multi touch, pinch to zoom, cara menggeser dokumen dan page bouncing atau efek yang ditimbulkan ketika halaman discroll sampai bawah. Pelanggaran hak paten nomer ini banyak ditemukan pada produk Samsung Galaxy.

Paten No. 915
Berkaitan dengan touch screen, yang membedakan antara single touch dan multi touch scrolling. Produk Samsung, Galaxy, Nexus S 4G, Epic 4G, dan Galaxy Tab masuk dalam daftar yang melanggar.

Paten No. 163
Hak paten ini meliputi double tap atau fitur membesarkan guna menaruh foto, web maupun dokumen pada tengah layar. Droid Charge, Seri Samsung Galaxy juga masuk dalam daftar hitam pelanggar hak paten.

Paten No. D ’677
Hak paten ini mengatur soal desain muka dari perangkat iPhone yang dilanggar Samsung dalam produknya seperti Epic 4G, Samsung Galaxy, Vibrant, Fascinate dan Infuse 4G.

Paten No. D ‘087
Hampir sama dengan hak paten no. D ‘677, D ‘087 menyinggung soal ornamental perangkat secara umum yang dilanggar Samsung seperti dalam produk Galaxy dan Vibrant.

Paten No. D’ 305
Hak paten ini menjabarkan UI (User Interface) yang berupa desain berupa icon berbentuk kotak dengan sudut bulat berlatar belakang warna hitam yang tersusun dalam grid. Lagi-lagi, Samsung Galaxy masuk dalam deretan produk yang melanggar.

Berdasarkan pada bukti terbaru yang dihadirkan dalam persidangan, selain pada desain antarmuka (interface), dan hardware  seperti yang dijelaskan dalam hak paten, paket penjualan (packaging) Samsung ternyata juga meniru produk Apple. Bagi kamu yang mungkin belum mengetahuinya, inilah desain perangkat Samsung yang sangat identik dengan produk Apple yang mudah dikenali. Serupa tapi tak sama.

Charger, USB Connector dan Camera Kit
Samsung mencetak hattrick dengan meniru sekaligus 3 desain produk Apple. Seperti yang diketahui, desain Apple berupa charger, USB Connector serta Camera Kit yang berwarna putih hanya dirubah warna hitam oleh pihak Samsung.

Smart Cover
Bentuk Smart Cover milik Apple sama persis dengan milik Samsung. Hanya Samsung mengubah namanya menjadi Smart Case.

Outlet dan Promosi Produk
Apakah Samsung merupakan peniru sejati? Masih perlu banyak pembuktian, namun sebuah toko retail Samsung di Sydney, Australia, sangat mirip dengan toko Apple yang berada di seberang jalan pada tempat yang sama. Display produk, pakaian karyawan dan desain interior toko sangat mirip toko Apple dengan dominan warna biru. Untuk promosi produk, kamu yang memiliki Samsung Galaxy Ace Plus bisa dibandingkan dengan Apple iPhone 3G atau Samsung Chrome Box Series 3 yang menyerupai Apple Mini Mac.

Paket Penjualan (Packaging)
Samsung ternyata juga membuat jalan pintas dengan menjiplak sistem packaging Apple yang terkenal mudah untuk dibongkar pasang.
Keputusan ini belum final, dan pihak Samsung masih diberikan kesempatan untuk mengajukan banding pada persidangan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September mendatang. Persaingan kedua raksasa produsen smartphone ini sepertinya akan terus berlanjut dalam memperebutkan predikat ‘The Real Innovator’ dan merebut pangsa pasar smarthphone dunia yang kian menjanjikan. Masalah hak paten merupakan celah yang berhasil dimanfaatkan oleh Apple untuk meredam persaingan. Boy Genius Report dalam laporannya bulan Agustus membandingkan tingkat penjualan dari Apple dan Samsung. Posisi Samsung berhasil menggeser Apple dengan menjual smartphone 50 juta unit sedangkan Apple hanya mampu menjual 26 juta unit selama kuartal 2 tahun 2012. Dari data ini sudah kelihatan bahwa Apple dibuat kebakaran jenggot dengan melesatnya penjualan Samsung.

Bagi Indonesia khususnya, persaingan Apple vs Samsung, jika Apple menang dan banding Samsung ditolak maka produk Samsung di Indonesia akan ditarik dan imbasnya merugikan kalangan menengah ke bawah yang tidak bisa lagi menikmati smartphone murah Samsung aroma Apple, dimana segmen pasar Samsung memang membidik kalangan menengah ke bawah yang sangat potensial di tanah air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar